Flolape

Spondias tuberosa

Spondias tuberosa Arruda
Spondias tuberosa
Photo: Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)

Spondias tuberosa, dikenal sebagai imbu, adalah spesies pohon kecil yang berasal dari kawasan Caatinga di bagian timur laut Brasil. Pohon ini tumbuh hingga ketinggian 2–10 meter dengan mahkota yang lebar. Buahnya berbentuk bulat, berukuran sekitar 2–4 cm, berwarna kuning muda hingga merah, dengan kulit berlapis kulit buah yang lembut dan daging buah yang manis dan beraroma khas. Buah ini tumbuh di daerah kering dan gundul, dan sering digunakan dalam kehidupan lokal baik sebagai makanan maupun obat tradisional.

Description

Spondias tuberosa adalah pohon atau semak hermafroditik (kadang andromonoecious), biasanya menggugurkan daun selama periode panjang. Ukuran reproduktifnya berkisar antara 2–10 meter tinggi dengan diameter batang 11,5–41 cm. Batangnya memiliki cabang yang padat, rendah, dan berliku. Mahkota pohon sering kali lebih lebar dari ketinggiannya, dan cabang luar terkadang membentuk kebiasaan menunduk. Akarnya berbentuk umbi. Kulit luar berwarna abu-abu dengan retakan gelombang dan permukaan tidak rata tetapi relatif halus. Rambut daun terdiri dari dua jenis: rambut melengkung putih hingga 0,6 mm dan rambut tegak hingga 0,25 mm. Daunnya 1–5 helai, berukuran 6–17 cm, dengan tangkai daun 1,7–5 cm. Daun samping berbentuk elips hingga oval, sedangkan daun ujung berbentuk obovate hingga elips. Ujung daun biasanya tajam dan tumpul, kadang-kadang membulat atau berlekuk.

Habitat

Spondias tuberosa berasal dari wilayah kering di timur laut Brasil, khususnya di kawasan Caatinga, yaitu formasi padang rumput kering dan gundul. Spesies ini juga tersebar di beberapa bagian selatan Brasil dan secara global. Ia tumbuh di daerah dengan curah hujan rendah dan tanah yang relatif kering, serta sering ditemukan di tepi hutan atau di daerah terbuka.

Cultivation

Spondias tuberosa biasanya tumbuh liar, tetapi juga dapat dibudidayakan di daerah kering. Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus dan tahan terhadap kondisi kering. Untuk budidaya, biji atau stek dapat digunakan. Pohon ini tumbuh optimal di tanah yang gembur dan tidak terlalu basah. Dalam budidaya, penting untuk memastikan drainase yang baik karena pohon ini tidak tahan terhadap genangan air.

Uses

Buah Spondias tuberosa digunakan secara luas dalam masakan lokal Brasil, terutama di timur laut. Buahnya yang manis dan berair dapat dikonsumsi segar atau diolah menjadi minuman, selai, dan makanan penutup. Dalam pengobatan tradisional, berbagai bagian pohon ini digunakan untuk mengobati penyakit pencernaan, demam, dan masalah kulit. Selain itu, umbi akar pohon ini kadang-kadang digunakan sebagai bahan makanan atau obat tradisional.

Distribution

BR · Global · Brazil Northeast · Brazil Southeast

Related species