Pteridium aquilinum
Pteridium aquilinum (L.) Kuhn

Pteridium aquilinum, yang dikenal sebagai bracken atau eagle fern, adalah spesies paku-pakuan yang tersebar luas di daerah beriklim sedang dan subtropis di seluruh belahan bumi. Spesies ini awalnya berasal dari Eurafrasia dan Amerika Utara, dan karena spora yang sangat ringan, paku ini telah menyebar ke berbagai wilayah di seluruh dunia. Pteridium aquilinum termasuk dalam keluarga Dennstaedtiaceae, dan merupakan anggota genus Pteridium yang dikenal karena daunnya yang besar dan tumbuh secara ekstensif.
Description
Pteridium aquilinum memiliki daun yang besar, biasanya mencapai panjang hingga 1,5 meter. Daun muda muncul dalam bentuk kuncup yang tergulung dan berwarna merah kecoklatan, yang kemudian membuka menjadi daun yang rata dan berbentuk segitiga. Spora paku ini dihasilkan di bagian bawah daun tua dalam struktur yang disebut sorus, yang dilindungi oleh kain tipis berwarna coklat. Tumbuhan ini memiliki rizoma bawah tanah yang menyebar, memungkinkan pertumbuhan yang cepat dan membentuk populasi yang luas.
Habitat
Pteridium aquilinum tumbuh di berbagai jenis habitat, termasuk hutan terbuka, hutan gundul, tepi hutan, dan lahan pertanian yang terlantar. Spesies ini sangat adaptif dan mampu hidup di tanah yang kering maupun lembap, serta toleran terhadap sinar matahari penuh hingga naungan parsial. Karena kemampuan invasinya yang tinggi, paku ini sering kali menjadi tumbuhan dominan di daerah yang telah terganggu atau sedang dalam proses pemulihan ekosistem.
Cultivation
Meskipun Pteridium aquilinum bukan tumbuhan hias yang umum ditanam, ia bisa dibiakkan melalui spora atau rizoma. Spora sebaiknya ditanam di media yang lembap dan hangat, sementara rizoma dapat ditanam langsung di tanah yang gembur dan kaya nutrisi. Namun, karena pertumbuhannya yang sangat cepat, paku ini memerlukan pengendalian yang ketat untuk mencegah penyebaran berlebihan yang dapat mengganggu tumbuhan lain.
Uses
Pteridium aquilinum memiliki berbagai penggunaan tradisional, meskipun daunnya mengandung senyawa beracun seperti tannin dan thiaminase, sehingga tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung. Dalam beberapa budaya, daun muda yang direbus dan diproses dengan hati-hati digunakan sebagai sayuran. Selain itu, paku ini juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai tujuan, termasuk sebagai antiseptik dan pengobatan luka. Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena risiko keracunan.
Distribution
Corvo Island · Faial Island · Flores Island · Graciosa Island · Pico Island · Santa Maria Island · São Jorge Island · São Miguel Island · Terceira Island · Barrancas | Distracción | Hatonuevo | Riohacha | Garagoa | Ramiriquí | Tibaná | Chinavita | Ciénaga | Viracachá · DK · FI · NO · SE · BR · CO · MX · KM · JM · MU · Bucaramanga | Encino | Piedecuesta | Tona · Flanders · MW · Vermont-US · CM · TR · GY · MG · ZM · IR
Synonyms
Pteris aquilina f. glabriorPteridium aquilinum var. lanuginosumPteris aquilina var. languinosaFilix-foemina aquilinaPteridium aquilinum var. aquilinumPteridium aquilinum subsp. typicum


