Mimosa invisa
Mimosa invisa Mart. ex Colla

Mimosa invisa, dikenal sebagai creeping sensitive-plant, adalah spesies semak atau perdu berbatang kayu yang termasuk dalam keluarga Fabaceae. Spesies ini asli dari Amerika Selatan dan menyebar luas di berbagai wilayah tropis. Mimosa invisa memiliki ciri khas berupa batang yang tidak berbulu dan berduri, daun ganda yang sangat halus, serta bunga berwarna merah muda. Spesies ini dikenal sebagai tanaman invasif di sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Ada dua subspecies dan beberapa varietas yang telah diakui, dengan distribusi yang mencakup Brasil, Paraguay, dan Venezuela.
Description
Mimosa invisa adalah perdu atau tumbuhan merambat dengan cabang-cabang yang tidak berbulu dan berduri. Tidak memiliki nektar. Stipula lateral, berbentuk segitiga sempit. Daunnya bipinnate (beranak dua), paripinnate, dengan 8 helai daun anak, daun anak berhadapan, berbentuk oval memanjang, dengan pembuluh daun berpola actinodromous, tanpa titik transparan. Infloresensinya berupa tangkai bunga yang tumbuh di ketiak daun. Bunga tidak berbatang, berbentuk simetris radial, isostemonous; kaliks bersatu, dengan 4 helai sepal, mahkota bunga bersatu, berbentuk tabung, berwarna merah muda, dengan 4 helai kelopak; androecium dialistaminous, homodinamous, dengan anthera yang terbuka secara longitudinal; ovarium superior, tanpa batang, dengan banyak kandung telur. Buahnya berupa craspedium (biji yang menempel pada sisi buah), tanpa batang, berbentuk memanjang, datar, dengan tepi lurus, kulit luar berbulu, berwarna coklat. Biji berbentuk obovate, datar, dengan kulit berwarna coklat dan hilum berada di bagian dasar.
Habitat
Mimosa invisa ditemukan di berbagai wilayah tropis dan subtropis, termasuk Brasil, Paraguay, Venezuela, dan wilayah lainnya. Spesies ini tumbuh di berbagai jenis habitat, termasuk daerah semi-gurun, hutan, dan area terbuka. Kemampuan adaptasi yang tinggi membuatnya bisa berkembang baik di tanah yang kering maupun lembab, serta di berbagai kondisi cahaya.
Cultivation
Mimosa invisa tidak umum dibudidayakan sebagai tanaman hias atau pangan karena sifatnya yang invasif dan potensi sebagai tanaman pengganggu. Namun, spesies ini bisa tumbuh dengan baik di iklim tropis dan subtropis, terutama di tanah yang cukup drainase dan tidak terlalu lembab. Karena sifatnya yang merambat dan cepat berkembang, spesies ini perlu pengendalian ketat untuk mencegah penyebarannya yang tidak terkendali.
Uses
Mimosa invisa tidak memiliki penggunaan ekonomi yang signifikan, dan justru dianggap sebagai tanaman pengganggu di banyak wilayah. Spesies ini bisa mengganggu pertanian dan ekosistem alami karena pertumbuhannya yang cepat dan daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras. Di beberapa wilayah, upaya pengendalian biologis atau mekanis dilakukan untuk mengurangi dampak invasifnya.
Distribution
BR · LK · BI · Barrancabermeja · CN · TG · CI · Antioquia, Norte de Santander · Cuenca de Río Claro · the Democratic Republic of the Congo · LA · Andaman Is. · Assam · Benin · Brazil Northeast · Brazil North · Brazil Southeast · Brazil South · Brazil West-Central · Burundi · Cambodia · Cameroon · Caroline Is. · Central African Repu · Christmas I. · Colombia · Congo · El Salvador · Ethiopia · Gabon
Synonyms
Mimosa invisa var. invisa






