Flolape

Echium vulgare

Echium vulgare L.
Echium vulgare
Photo: Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)

Echium vulgare, yang dikenal sebagai viper's bugloss atau blueweed, adalah spesies tumbuhan berbunga dari keluarga Boraginaceae. Tumbuhan ini berasal dari sebagian besar Eropa dan Asia barat serta tengah, dan kini tersebar sebagai spesies asing di bagian utara timur Amerika Utara, barat daya Amerika Selatan, serta pulau-pulau di Selandia Baru. Tumbuhan ini beracun bagi kuda dan ternak jika dikonsumsi karena mengandung alkaloid pirrolizidin yang dapat menumpuk di hati.

Description

Echium vulgare adalah tumbuhan tahunan atau perenial yang dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 1 meter. Batangnya berbulu dan berbentuk segi empat, sedangkan daunnya berbentuk lanset dengan tepi bergerigi. Bunganya berwarna ungu kebiruan atau biru cerah, terkumpul dalam tandan yang menarik perhatian. Bunga-bunga ini menyerupai bunga anggrek dalam penampilannya dan mekar dari musim semi hingga musim panas. Buahnya berbentuk kotak kecil yang berisi biji-biji kecil.

Habitat

Echium vulgare tumbuh di berbagai habitat terbuka seperti padang rumput, tepi jalan, hutan terbuka, dan lahan pertanian yang terabaikan. Tumbuhan ini toleran terhadap berbagai jenis tanah, tetapi lebih menyukai tanah yang kering hingga sedang dan terkena sinar matahari penuh. Ia juga dapat ditemukan di daerah yang terganggu atau terinvasi, termasuk di sepanjang rel kereta api dan tepi jalan raya.

Cultivation

Echium vulgare dapat dibiakkan dengan biji yang ditanam di musim semi. Tumbuhan ini tidak memerlukan perawatan intensif dan tumbuh dengan baik di kebun bunga atau sebagai tanaman hias di tepi kebun. Meskipun tumbuh liar di banyak wilayah, ia tidak sering ditanam secara komersial karena sifatnya yang invasif dan potensi keracunan bagi ternak. Untuk pengendalian, tumbuhan ini dapat ditebang sebelum berbunga untuk mencegah penyebaran biji.

Uses

Echium vulgare memiliki beberapa manfaat, meskipun penggunaannya terbatas karena sifatnya yang beracun. Bunganya digunakan dalam kebun bunga sebagai tanaman hias karena warna dan bentuknya yang menarik. Tumbuhan ini juga menarik lebah dan serangga penyerbuk lainnya. Di beberapa wilayah, daun muda dapat dikumpulkan dalam jumlah kecil dan digunakan sebagai sayuran segar, tetapi harus diproses dengan hati-hati karena mengandung alkaloid yang berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Distribution

Newfoundland · Alberta · British Columbia · Manitoba · New Brunswick · Nova Scotia · Ontario · Prince Edward Island · Quebec · Saskatchewan · Saint Pierre and Miquelon · IS · SE · RU · ZA · CL · MX · UZ · BY · Flanders · AR · Bulgaria · Corse (Corsica) · Czech Republic · Denmark · Finland · Norway · Sweden · Vermont-US · IN

Synonyms

Echium anglicumEchium elegansEchium lacaitaeEchium laetumEchium lusitanicumEchium molleEchium monstrosumEchium parviflorumEchium schifferiEchium spinescensEchium tenoreanumEchium tuberculatumEchium vaudenseEchium violaceumEchium vulgare f. albiflorumEchium vulgare var. grandiflorumEchium vulgare var. lacaitaeEchium wierzbickiiEchium vulgare f. vulgareEchium vulgare var. vulgare

Related species