Flolape

Desmodium uncinatum

Desmodium uncinatum (Jacq.) DC.
Desmodium uncinatum
Photo: Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)

Desmodium uncinatum, yang dikenal sebagai silverleaf desmodium, adalah spesies tumbuhan berbunga dari keluarga Fabaceae. Asli dari Amerika Latin, tumbuhan ini telah diperkenalkan sebagai pakan ternak di berbagai wilayah Afrika, India, Papua Nugini, Australia, dan Hawaii. Meskipun utamanya digunakan sebagai pakan, tumbuhan ini juga berfungsi sebagai penutup tanah, mulsa, dan bisa dipanen untuk pakan ternak potong. Namun, di Australia dan Hawaii, D. uncinatum dianggap sebagai spesies invasif karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya menggantikan spesies asli.

Description

Desmodium uncinatum adalah semak kecil yang tumbuh merambat atau menjalar, dengan batang ramping, berurat, dan ditumbuhi rambut bercabang sekitar 1 mm. Daunnya tersusun dalam tiga helai (trifoliolate), dengan permukaan atas berwarna hijau gelap dan bercak perak di sepanjang urat daun, sedangkan permukaan bawah berwarna hijau muda dan lebih berbulu. Bunganya berwarna pink, dengan kelopak berbentuk obovate dan memiliki dua panduan nektar berwarna hijau muda di bagian dasar. Bunga-bunga ini tumbuh dalam pseudoraceme, dengan dua bunga per simpul. Buahnya matang pada bulan Desember setelah bunga mekar dari bulan Oktober hingga Desember.

Habitat

Desmodium uncinatum asli dari wilayah Amerika Latin, terutama di kawasan-kawasan seperti Parque Nacional Natural Puracé, Parque Nacional Natural Los Nevados, Parque Nacional Natural Tayrona, Parque Nacional Natural Sierra de la Macarena, serta berbagai provinsi di Kolombia. Tumbuhan ini juga tersebar di berbagai wilayah Afrika, Asia, dan Pasifik. Habitat alaminya meliputi hutan tropis, tepi hutan, dan lahan terbuka yang kaya akan nutrisi. Tumbuhan ini tumbuh optimal di daerah dengan iklim hangat dan curah hujan tinggi.

Cultivation

Desmodium uncinatum biasanya ditanam sebagai pakan ternak karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Tumbuhan ini tumbuh dengan baik di tanah yang subur, drainase baik, dan tidak terlalu basah. Pemeliharaan melibatkan penyiraman teratur, terutama pada masa awal pertumbuhan, serta pemangkasan untuk mencegah dominasi yang berlebihan. Meskipun tahan terhadap berbagai kondisi, D. uncinatum rentan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu, terutama di daerah dengan kelembapan tinggi.

Uses

Desmodium uncinatum utamanya digunakan sebagai pakan ternak, baik dalam sistem pastur, pakan potong, atau sebagai hijauan segar. Tumbuhan ini juga berfungsi sebagai penutup tanah untuk mencegah erosi dan memperbaiki kesuburan tanah. Selain itu, D. uncinatum bisa dipanen untuk dibuat menjadi hijauan kering (hay) atau digunakan sebagai mulsa. Di beberapa wilayah, tumbuhan ini juga dimanfaatkan dalam reboisasi lahan terdegradasi. Namun, karena sifat invasifnya, penggunaan tumbuhan ini perlu diawasi agar tidak merusak ekosistem lokal.

Distribution

BR · Parque Nacional Natural Puracé | Parque Nacional Natural Los Nevados | Parque Nacional Natural Tayrona | Parque Nacional Natural Sierra de la Macarena · TW · ZA · NU · WS · KM · FM · Rionegro | Suaita · MW · ZW · TZ · IN · AO · MG · PG · ZM · KE · AU · Antioquia, Boyacá, Caldas, Cauca, Chocó, Cundinamarca, Huila, Magdalena, Nariño, Quindío, Santander, Tolima, Valle, Vichada · SV · HN · MZ · TO · Eua · Angola · Argentina Northeast · Argentina Northwest · Bolivia · Brazil Northeast

Synonyms

Desmodium pilosiusculumDesmodium hjalmarsoniiMeibomia hjalmarsoniiMeibomia uncinataHedysarum uncinatumDesmodium sandwicenseDesmodium intortum var. pilosiusculumMeibomia limensis var. pilosiusculaMeibomia pilosiusculaHedysarum adhaerensHedysarum mexicanumMeibomia sinclairiiDesmodium sinclairiiDesmodium uncinatum var. gracileDesmodium uncinatum var. uncinatumHedysarum virgatum

Related species